KPK Fasilitasi Tahanan 'Nyoblos' di Putaran Kedua Pilkada DKI

Feri Agus Setyawan, CNN Indonesia | Selasa, 18/04/2017 22:41 WIB
KPK Fasilitasi Tahanan 'Nyoblos' di Putaran Kedua Pilkada DKI KPK memfasilitasi 13 tahanan untuk menggunakan hak suaranya pada Pilkada DKI Jakarta putaran kedua. (Foto: ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memfasilitasi tahanan untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua, Rabu (19/4) esok.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Tempat Pemungutan Suara (TPS) 19, Kelurahan Karet, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.

Pemungutan suara rencananya akan dilaksanakan sekira pukul 10.00 WIB di Gedung KPK, Kavling C1, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan.


"KPK berencana memfasilitasi pelaksanaan hak para tahanan untuk memberikan suara pada Pilkada DKI 2017," kata Febri saat dikonfirmasi, Selasa (18/4).

Menurut Febri, sedikitnya ada 13 tahanan lembaga antirasuah yang merupakan warga DKI Jakarta, bakal menggunakan hak pilihnya. Febri menyebut, para tahanan harus terlebih dahulu mengurus daftar pemilih pindahan.

"Untuk dapat melaksanakan hak pilih, tahanan harus terlebih dahulu mengurus Formulir Model A.5-KWK Surat Pemberitahuan (Daftar Pemilih Pindahan)," ujarnya.

Namun, kata Febri, sampai pukul 16.21 WIB, baru ada enam tahanan yang mengisi form Model A.5-KWK Surat Pemberitahuan (Daftar Pemilih Pindahan).

Mereka diantaranya, yakni M. Sanusi, M. Adami Okta, Marisi Matondang, Andi Zulkarnaen Mallarangeng, Andi Taufan Tiro dan Ramapanicker Rajamohanan Nair.

"Bagi yang belum menyerahkan form, masih dibuka kemungkinan sampai besok saat pemungutan suara," tutupnya.