Pelantikan Presiden

MPR dan Fraksi Bahas Persiapan Teknis

M. Arby Rahmat Putratama H., CNN Indonesia | Senin, 13/10/2014 11:18 WIB
MPR dan Fraksi Bahas Persiapan Teknis Pimpinan MPR (CNN Indonesia/Lamhot Aritonang)
Jakarta, CNN Indonesia -- Majelis Permusyawaratan Rakyat dan pimpinan fraksi menggelar rapat gabungan di Kompleks MPR/DPR RI, Senin siang (13/10), untuk membicarakan persiapan teknis pelantikan presiden dan wakil presiden.

“Pokoknya pelantikan presiden harus sukses,” kata Ketua MPR Zulkifli Hasan kepada CNN Indonesia. Ia menampik isu yang menyebut pelantikan Joko Widodo sebagai presiden akan dihambat. MPR bertekad mengantarkan Jokowi dengan mulus ke kursi RI 1.

Pelantikan presiden dan wakil presiden akan digelar pekan depan, Senin (20/10). Pelantikan akan digelar di gedung MPR/DPR. Untuk itu sepekan ini MPR dan DPR sibuk mempersiapkan detail prosesi pelantikan Jokowi.


Belakangan muncul rumor pelantikan Jokowi bisa dijegal melalui Undang-Undang MPR, DPR, DPD, dan DPRD. Berdasarkan UU MD3 tersebut, presiden dan wakil presiden terpilih dilantik di hadapan sidang paripurna MPR. Namun jika anggota Dewan yang hadir tidak mencapai kuorum, maka proses pelantikan itu diisukan tidak sah.

Desas-desus itu langsung dibantah oleh Zulkifli. Pimpinan MPR bahkan telah bertemu langsung dengan Jokowi dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk membahas pelantikan presiden 20 Oktober. Rapat gabungan pimpinan MPR dan fraksi hari ini adalah untuk menindaklanjuti hasil pertemuan dengan Jokowi dan SBY itu.

MPR pun telah menggelar rapat dengan Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya dan Komando Daerah Militer Jaya untuk mengamankan prosesi pelantikan Jokowi-JK.