Dari 10 aspek krusial yang dinilai, Priyo unggul dalam hampir seluruh poin. Aspek-aspek yang ditinjau adalah integritas dan rekam jejak, kompetensi dan kapabilitas, visi dan gagasan, akseptabilitas publik, pengalaman dan prestasi memimpin, kemampuan memimpin pemerintahan dan negara, komunikasi elite, komunikasi publik, kemampuan memimpin organisasi partai, dan kemampuan memimpin koalisi partai.
Keunggulan hampir mutlak ini hanya sedikit ternoda dengan posisi kedua yang diraih pada aspek integritas dan rekam jejak. Dalam ranah ini, Priyo dengan skor 6.19 disalip oleh Hajriyanto Y. Tohari dengan angka 6.59.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari semuanya yang bisa mengakomodir kader tua dan muda dan yang berpotensi itu Priyo Budi Santoso, Hajriyanto Tohari, dan Agung Laksono," ujarnya setelah jumpa pers bertajuk Menyongsong Suksesi & Regenerasi Partai Golkar: Demokrasi atau Gerontokrasi? digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (13/11).
Setelah menjalani proses pemungutan suara, nama Aburizal Bakrie keluar sebagai tokoh paling tidak direkomendasikan sebagai Ketua Umum Partai Golkar.
Riset ini merupakan hasil bedah pertama dari rangkaian penelitian yang akan dilakukan oleh Poltracking. Nantinya, Poltracking akan kembali meluncurkan hasil riset dari partai politik lain