"Karena saya melihat Bang Ical ya saya mengalah untuk menang, supaya golkar kompak lagi," kata Fadel di Nusantara I Konpleks Parlemen Senayan Jakarta Pusat, Senin (17/11).
Menurut Fadel, meski kabar Ical akan kembali mencalonkan diri sebagai ketua umum cukup mengguncang internal Golkar, namun hal itu adalah hak Ical sebagai kader Golkar. Fadel tidak mempermasalahkan guncangan internal yang terjadi di dalam partai beringin tersebut. "Gak apa-apa. Itu dinamika bukan polemik internal golkar," katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anak-anak di timur minta saya maju, kita tau diri juga. Ada sekitar 11 DPD, saya mengalah untuk mendukung pak Ical aja," ujar Fadel.
"Kalau memang mayoritas menghendaki, artinya itu memang tugas yang diberikan kepada saya," katanya usai merayakan ulang tahunnya yang ke-68 di DPP Partai Golkar di Jakarta, Sabtu (15/11).
Musyawarah nasional partai beringin memang membuat kondisi internal partai panas dingin. Beberapa kader dipecat lantaran berbeda jalan. Kini gelombang penolakan terhadap Ical kembali menderas, beberapa sesepuh Golkar bahkan menyarankan Ical agar menyerah. Sebab di tangan Ical, Golkar tak berubah menjadi kekuatan yang seperti diharapkan.