Robby mengatakan, fokusnya jika nanti terpilih menjadi pimpinan KPK adalah membentuk Dewan Pengawas KPK. Menurutnya dewan tersebut akan bertugas mengawasi dan mengevaluasi kinerja para pimpinan KPK.
"Dewan pengawas harus dan perlu dibentuk agar orang-orang tidak dizolimi oleh KPK yang saat ini terlihat tebang pilih," ujarnya sesaat sebelum menjalani tes uji kelayakan yang diadakan di ruang rapat Komisi III DPR RI.
Dia mengatakan, KPK menjadi salah satu lembaga penegak hukum di Indonesia yang tidak memiliki dewan pengawas. "Polri memiliki Komisi Kepolisian, Kejaksaan Agung punya Komisi Kejaksaan, KPK tidak punya," lanjutnya. Robby mengungkapkan saat ini masih banyak celah yang bisa membuat KPK tidak berkembang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Robby juga menyebut indeks keberhasilannya jika menjadi pimpinan KPK adalah terbentuknya Dewan Pengawas KPK tersebut. "Saya merasa gagal jika target tersebut tidak terpenuhi, bahkan jika saya diminta mundur pun saya siap," katanya.
"Batas waktu Komisi III untuk melakukan pemilihan masih hingga 15 Januari 2015, itu tiga bulan setelah Presiden Indonesia mengeluarkan Surat Presiden pada 16 Oktober 2014 lalu," kata anggota Komisi III DPR RI, Didik Mukrianto Kamis (4/12).