SBY yang merupakan mantan Presiden RI, menurut Basarah, sudah seharusnya ikut membantu dan memberikan dukungan terhadap Presiden Jokowi supaya dapat memimpin pemerintahan nasional dengan baik dan efektif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terlebih lagi, ia melihat ada banyak bidang di pemerintahan yang bisa dikerjakan bersama pemerintah dengan Partai Demokrat ke depan. "Kerja sama Partai Demokrat dan pemerintah juga akan menjamin terselenggaranya sistem pemerintahan presidensial yang dulu juga dikampanyekan pemerintahan SBY," tuturnya.
Serupa, PDI Perjuangan diketahui sebagai partai yang dari dulu berjuang agar Pilkada dilakukan secara langsung oleh rakyat, bukan melalui DPRD.
Berada dalam posisi yang sama, usai bertemu dengan Jokowi, SBY sempat dihujani pertanyaan mengenai potensi bergabungnya Partai Demokrat ke dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Namun, ia menolak untuk menjawab dan segera meninggalkan tempat konferensi pers sembari melambaikan tangan kepada awak media.
Hingga saat ini, meski menyatakan sebagai partai yang tidak berlabuh dalam koalisi manapun, Partai Demokrat seakan lebih condong berlayar dalam sekoci Koalisi Merah Putih, namun Perrpu Pilkada Nomor 1 Tahun 2014 yang dikeluarkan SBY saat menjabat sebagai presiden dimentahkan sesama KMP -khususnya Partai Golkar- yang kemudian membuka pintu bagi PDIP bersama Koalisi Indonesia Hebat untuk menggoda partai berlambang bintang merci ada dalam pemerintahan.