Meski demikian, Mubarok mengaku tak secara khusus mencalonkan diri pada Kongres Demokrat 2015. "Saya tidak pernah mencalonkan diri, tapi dicalonkan," kata Mubarok kepada CNN Indonesia, Jumat (12/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditanya soal kesiapannya, politikus senior Demokrat itu menyatakan kesiapannya memikul amanah. Meski begitu, Mubarok tidak menganggap perebutan posisi Ketua Umum Demokrat sebagai ajang persaingan. "Saya tidak akan bersaing, tidak akan berkelahi," kata dia.
Mubarok menawarkan program mengantarkan kader muda Demokrat ke Pemilu 2019, serta mengembalikan ideologi nasional religius Demokrat seperti pada waktu awal Demokrat berdiri.
Sebelumnya Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Marzuki Alie mengungkapkan ada beberapa kader yang sudah berbincang dengan dia tentang rencana bertarung di Kongres Demokrat tahun depan. Marzuki menyebut nama Sys NS, Akbar Yahya, dan Ahmad Mubarok.
"Pak Mubarok sudah mempersiapkan diri dan sudah menelepon saya untuk meminta dukungan. Tapi Sys NS dan Akbar Yahya itu mungkin bagian dinamika saja. Mereka tidak punya basis massa," ujar Marzuki.