AirAsia Ditemukan

Kedalaman Laut di Lokasi Temuan Serpihan 25-30 Meter

Lalu Rahadian, CNN Indonesia | Selasa, 30/12/2014 15:41 WIB
Kedalaman Laut di Lokasi Temuan Serpihan 25-30 Meter Serpihan pesawat AirAsia QZ 8501 yang ditemukan tim Basarnas, Selasa (30/12). (AFP Photo/Bay Ismoyo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan SAR Nasional (Basarnas) telah menemukan serpihan pesawat AirAsia QZ8501 yang hilang kontak, Ahad pagi (28/12). Kedalaman laut di lokasi temuan serpihan yaitu antara 25-30 meter.

"Oleh karena itu penyelam masih bisa dimanfaatkan untuk evakuasi," kata Kepala Basarnas Marsekal Madya FHB Soelistyo dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (30/12).

Soelistyo menjelaskan, pasukan penyelam berjumlah total 21 orang tengah disiapkan. Mereka terdiri dari 11 penyelam dari Dinas Penyelam TNI Angkatan Laut dan 10 penyelam dari Basarnas Special Group (BSG).


"Kalau ke depan butuh alat yang modern untuk membantu evakuasi, maka saya akan melakukan langkah untuk meminjam alat," ujar Soelistyo.

Basarnas telah menemukan serpihan di Laut Jawa mendekati Selat Karimata. Temuan tersebut di antaranya sejumlah jasad yang diduga korban pesawat AirAsia, lempengan logam diduga bentuk pesawat, beberapa serpihan, termasuk benda terapung yang diduga emergency exit door pesawat.

Tim mulai menemukan serpihan pada pukul 10.05 WIB setelah pesawat C-295 milik TNI AU menemukan serpihan yang mengapung di posisi 03 derajat 46 menit 50 secondsouth.

Hal itu berlanjut ketika pesawat Hercules C-170 menemukan logam di posisi 08 derajat 50 menit 43 south 110 derajat pada pukul 11.07 WIB.