EVAKUASI AIRASIA
Bawa Alat Mutakhir, Pesawat Rusia Mendarat di Halim
Hanna Samosir | CNN Indonesia
Jumat, 02 Jan 2015 15:19 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Pesawat Ilyushin II-76 milik Rusia yang dikirimkan untuk membantu pencarian pesawat AirAsia QZ8501 mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (2/12), pukul 14.15 WIB. Armada ini membawa peralatan teknologi mutakhir yang dapat mendeteksi keberadaan black box pesawat.
"Mereka bawa alat teknologi terbaru untuk mencari black box," ujar Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi, Tatang Kurniadi, sesaat setelah mendarat bersama 46 awak pesawat II-76.
Konselor Kedutaan Besar Rusia untuk Indonesia, Veronika Novoseltseva, kemudian menjelaskan secara rinci kehebatan alat bernama Falkom ini. "Alat ini bisa memanfaatkan berbagai jenis radar dan kamera semacam manipulator bisa bergerak ke mana-mana. Bisa angkat benda dari dasar laut ke tempat yang dituju," paparnya.
Selain itu, Rusia juga akan mengirimkan bala bantuan alat canggih lainnya menggunakan pesawat BE-200 yang dijadwalkan mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma tengah malam nanti. Pesawat tersebut, menurut Veronika, akan memboyong 30 orang beserta peralatan mutakhir lain yang dapat menembus laut hingga kedalaman 1.000 meter.
Rombongan ini dikepalai langsung oleh Wakil Menteri Keadaan Darurat Rusia, Chizhikov. Menurut Tatang, mereka akan langsung beraksi. "Mungkin besok mulai beroperasi," kata Tatang.
Dengan adanya bantuan ini, Tatang optimistis pencarian pesawat QZ8501 akan cepat. "Kalau banyak yang bantu, saya optimistis," ucapnya menutup pembicaraan.
(obs)
Konselor Kedutaan Besar Rusia untuk Indonesia, Veronika Novoseltseva, kemudian menjelaskan secara rinci kehebatan alat bernama Falkom ini. "Alat ini bisa memanfaatkan berbagai jenis radar dan kamera semacam manipulator bisa bergerak ke mana-mana. Bisa angkat benda dari dasar laut ke tempat yang dituju," paparnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rombongan ini dikepalai langsung oleh Wakil Menteri Keadaan Darurat Rusia, Chizhikov. Menurut Tatang, mereka akan langsung beraksi. "Mungkin besok mulai beroperasi," kata Tatang.
(obs)