Pria yang datang mengenakan baju biru itu tak menghiraukan awak media. Hengky langsung mamasuki mobil Toyota Land Cruizer hitam bernomor polisi B 8 BPG dan melambaikan tangannya.
Go Hengky diperiksa sebagai saksi kasus korupsi penerimaan hadiah terkait pelaksanaan proyek perusahaan milik Nazaruddin, PT Duta Graha Indah, dan juga kasus tindak pidana pencucian uang pembelian saham PT Garuda Indonesia Tbk. Akan tetapi, Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha belum dapat mengonfimasi hubungan antara Hengky dan Nazaruddin. "Tidak tahu kaitannya apa," ujar Priharsa di Jakarta, Selasa (6/1).
Diketahui, Nazaruddin, sebagai Bekas Bendahara Umum Partai Demokrat, disangka telah menerima duit Rp 4,6 miliar dari PT DGI yang digunakan sebagai pelicin proyek Wisma Atlet Jakabaring, Sumatera Selatan. Kemudian, duit dicuci dengan membeli saham perdana PT Garuda Indonesia senilai total Rp 300,8 miliar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atas dugaan tersebut, KPK menjerat Nazaruddin dengan sangkaan Pasal 12 huruf a subsidair Pasal 5 dan Pasal 11 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan juga Pasal 3 atau Pasal 4 juncto Pasal 6 UU No 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang. Ancaman untuk Nazaruddin yakni 20 tahun penjara. (meg/meg)