"Pemerintah tentu merasa prihatin," kata pria yang akrab disapa JK ini di Kantor Wapres, Jakarta, Kamis (08/01).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski sudah ada aksi teror yang menewaskan 12 orang dan melukai belasan orang lainya, Indonesia menurutnya belum memberikan travel warning kepada WNI yang ada atau akan ke Perancis. " Indonesia yakin negara masing masing bisa atasi masalah teror itu, karena teror itu ada di mana-mana," katanya.
Aksi penembakan di Perancis ini dilakukan oleh kelompok bersenjata pada kantor Majalah Charlie Hebdo. Charlie Hebdo selama ini dikenal kontroversial karena kerap menerbitkan kartun satire yang menyinggung berbagai tokoh politik dan agama, termasuk Islam.
Cuitan terakhir dari akun majalah ini mengejek Abu Bakr al-Baghdadi, Tokoh ISIS, kelompok yang telah menguasai wilayah di Irak dan Suriah.
Sebelum aksi penembakan di Perancis, Amerika Serikat dan Australia mengeluarkan travel warning dan travel advise bagi warganya yang akan ke Surabaya. Peringatan ini dikeluarkan terkait adanya ancaman serangan teror di ibukota Jawa Timur itu. (sur)