, Bandung, Jawa Barat, Senin (12/1).Angka tersebut, dianggap Jokowi, ditargetkan karena Indonesia memiliki kekuatan pariwisata yang luar biasa. Dia pun mengaku telah menyampaikan targetnya itu kepada Menteri Pariwisata, Arief Yahya.
"Bali, Raja Ampat, Derawan, Bukittinggi, ini semua sebenarnya produk yang gampang dijual, tapi tidak dipromosikan besar-besaran, sehingga kita cuma (dapat kunjungan wisman) 7 juta," kata Jokowi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena tidak dibangun brand-nya, diferensiasinya, juga promosinya secara besar-besaran," ujar Jokowi menyebut kemungkinan alasan tidak memuaskannya jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia selama ini.
Masih tentang kemaritiman, Jokowi juga mengungkapkan keinginannya untuk memajukan wisata bahari dengan cara dibangunnya pelabuhan dan dipermudahkannya perizinan bagi kapal pesiar (cruise) untuk masuk ke wilayah perairan Indonesia. "Saya minta dibangun pelabuhan cruise dan izin-izin saya maunya sehari untuk cruise itu bisa masuk. Itu masalah yang simple, tapi mengganggu," katanya. (meg/obs)