Hal tersebut dikemukakan Jokowi dalam wawancara dengan wartawan senior CNN Christiane Amanpour. Seperti diketahui, Budi Gunawan ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus rekening gendut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya menunda pelantikan karena itu sebuah proses hukum yang harus dihormati. Semua orang harus dewasa melihat itu sebagai proses hukum dan Presiden tidak boleh intervensi," ujar Jokowi.
Presiden menegaskan penegakan hukum di Indonesia tidak hanya dilakukan oleh KPK, tetapi juga oleh Kepolisian, Kejaksaan, dan Mahkamah Agung.
"Lembaga-lembaga ini harus bekerja sama untuk menangani korupsi, untuk memberantas korupsi. Komitmen kami tetap pada penangangan korupsi," kata Jokowi.
Perseteruan antara KPK dan Kepolisian dimulai ketika calon tunggal Kapolri Budi Gunawan yang diajukan Presiden dinyatakan sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan gratifikasi oleh KPK.
Perseteruan berlanjut ketika Wakil Ketua KPK Bambang Widjajanto ditangkap pada Jumat (23/1) pagi oleh polisi. Ia ditangkap sebagai tersangka kasus pemalsuan keterangan saksi dalam kasus pilkada Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, yang disidangkan Mahkamah Konstitusi pada 2010.
Banyak pihak menuding Presiden Joko Widodo tidak bertindak tegas terhadap kekisruhan antara dua institusi penegak hukum ini.
Presiden sendiri telah menegaskan agar tidak ada kriminalisasi dalam perseteruan ini, dan tidak boleh ada intervensi. Ia juga membentuk tim independen untuk mengkaji kasus ini.
Nyatanya meski Presiden meminta agar tak ada lagi kriminalisasi, saat ini semua pimpinan KPK justru diperkarakan ke Badan Reserse Kriminal Polri.
[Gambas:Video CNN] (yns)