"Seminggu lagi selesai. Rabu kami akan rapat," tutur Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Saan Mustopa mengatakan ketika ditemui di Kompleks DPR/MPR, Jakarta, Selasa (3/2).
Ia mengakui memang dari usulan-usulan tersebut ada beberapa rancangan undang-undang yang mirip antara satu dengan yang lain. Oleh sebab itu, Baleg akan melakukan penyisiran terhadap usulan-usulan yang telah disampaikan pada rapat kerja sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun contoh dari RUU serupa yang diajukan seperti RUU Perkoperasian yang diajukan oleh DPD dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah. Kemudian RUU KUHP yang diajukan oleh Komisi III DPR dan Kementerian Hukum dan HAM. Lalu ada juga RUU tentang Perimbangan Keuangan antara Pusat dan Daerah yang diajukan oleh DPD dan Komisi II DPR.
Dalam rapat kerja Kamis (29/1) lalu, Pemerintah mengajukan 84 RUU yang kemudian dirampingkan menjadi 12 RUU untuk dimasukkan ke dalam prioritas Prolegnas 2015. Sedangkan, DPR mengajukan 27 RUU, padahal telah disepakati setiap komisi DPR hanya boleh menyelesaikan dua RUU selama setahun. Kemudian, DPD mengajukan 13 RUU untuk dimasukkan ke dalam Prolegnas 2015. (pit/obs)