"Presiden gagal memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat KPK 10 kali lipat," kata Usman di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Minggu (8/2).
Menurut Usman, konflik berkepanjangan antar dua institusi negara ini menunjukkan ketidaktegasan Jokowi dalam menyelesaikan masalah ini. Tindakan Jokowi yang lain seperti mengangkat Jaksa Agung serta Menkopolhukam yang bermasalah, bagi Usman, juga menjadi indikator bahwa Jokowi telah mengabaikan janji kampanyenya.
Untuk itu mantan koordinator KontraS tersebut menambahkan supaya seluruh masyarakat dapat mengawal pemerintahan saat ini. Dia juga mengimbau kepada para pendukung yang menjadi relawan Jokowi saat kampanye pemilihan presiden untuk tidak kehilangan daya kritisnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT