Datangi Istana, Puan Klaim Cuma Minum Teh Bersama

Resty Armenia & Hafizd Mukti, CNN Indonesia | Kamis, 12/02/2015 15:34 WIB
Datangi Istana, Puan Klaim Cuma Minum Teh Bersama Pak Bolin 66 tahun, simpatisan PDIP menggunakan sepada menuju Tugu Proklamisi untuk mengikuti pesta rakyat HUT PDI Perjuangan ke-42, Jakarta, Sabtu, 10 Januari 2015. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Siang tadi Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mendatangi Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (12/2).

Baju batik yang menjadi pakaian keseharian para menteri pun dikenakan anak perempuan Megawati Soekarnoputri itu untuk menghadap Presiden Joko Widodo. Mobil premium hitam Toyota Crown Royal Saloon bernomor polisi RI 17 terparkir di lobi Istana tempat Jokowi berkantor.

"Enggak tahu nih, minum teh bersama. Cuma disuruh datang dan makan siang bersama," kata Puan, irit bicara.


Titah menghadap Jokowi kepada Puan dilakukan bukan dalam sebuah agenda resmi presiden melainkan dadakan. Puan tak juga ingin terbuka soal rencana isi pertemuan, bahkan enggan sedikit pun mengira-ngira pertemuannya dengan Presiden terkait Komjen Pol Budi Gunawan sebagai Kapolri.

"Enggak tahu. Baru datang," kata Puan yang langsung bergegas masuk

Selang 35 menit, keluarlah bekas Ketua Fraksi PDI Perjuangan itu. Puan tak mau memberikan keterangan soal pertemuannya dengan Jokowi dan langsung bergegas menuju mobil.

Pertemuan Jokowi, tidak hanya dengan Puan. Hari sebelumnya, terlihat sosok politisi PDI Perjuangan lain, Bima Aria. Masuk lewat pintu belakang, Rabu (11/2), pukul 20.22, Bima kepergok wartawan.

Terkait dengan kedatangan Aria di Istana, Puan enggan memberi komentar. "Tanya PDIP kalau soal itu," ujar dia.

Sementara itu dari informasi yang dihimpun CNN Indonesia, kisruh pemilihan Kapolri membuat membuat kubu PDI Perjuangan meradang. Sumber di Istana Negara menyebut polemik Budi Gunawan membuat presiden tidak begitu akur dengan kabinet yang berasal dari PDI Perjuangan.

"Saya lihat Pak Jokowi ke Bu Puan cukup hati-hati dalam memberi penugasan," kata sumber tersebut kepada CNN Indonesia. (pit/obs)