"Sekarang tinggal nunggu evaluasi dari Kemendagri. Evaluasinya ringan, sedang, apa berat kan kita belum tahu. Hasil evaluasi nanti kita sampaikan ke dewan," kata Saefullah di Balai Kota, Jakarta, Senin (23/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Heru Budi Hartono, juga mengatakan hal serupa.
Perbaikan tersebut antara lain soal nomor rekening, kelengkapan lampiran, dan rincian Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Penggunaan Anggaran Sementara (KUA-PPAS).
Dia pun berharap supaya APBD DKI 2015 ini dapat segera cair karena banyak program yang menunggu untuk dikerjakan.
"Secepatnyalah, kan masyarakat sudah menunggu, kita mau mengatasi banjir, mau pembebasan lahan, pelebaran jalan di titik-titik tertentu, pembebasan sekitar Jakarta Barat untuk kali dan saluran. Masyarakat sudah menunggu," kata Heru.
Terkait draft APBD 2015 yang dipersoalkan oleh DPRD DKI, Heru enggan berkomentar lebih jauh. Dia kembali menegaskan harapannya supaya APBD 2015 segera turun.
"Ngapain sih ribut-ribut, kita bela rakyat saja dah. Saya juga Kepala BPKAD banyak dicemooh pegawai karena belum dapat tunjangan, kan repot juga," tuturnya. (meg)