"Enggak. Enggak bisa dong kita rekrut TNI," kata Johan singkat di sela sela acara Dies Natalis Fakultas Kesehatan Universitas Indonesia, Selasa (24/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, wacana untuk merekrut anggota penyidik dengan latar belakang TNI muncul dari mantan wakil ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) La Ode Ida. (Baca: KPK Didesak Ambil Penyidik dari Pengacara dan TNI)
Ia menilai, Tentara Nasional Indonesia selama ini dianggap memiliki integritas dan independensi yang kuat.
Menurutnya, penyidik yang direkrut dari kepolisian dikhawatirkan akan dapat menimbulkan konflik kepentingan dengan kasus yang sedang ditangani KPK. Ia meyakini hal itu tidak akan memperkeruh suasana saat ini. Sebab, kata dia, semua pihak harus memperkuat KPK dalam memberantas korupsi.
(obs)