Spanduk itu juga dibubuhi tanda tangan warga Jakarta yang digalang sejak Minggu (21/2) saat acara Car Free Day di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Tak cuma itu, kelompok ini juga membawa spanduk lain sepanjang 3 meter yang ditujukan untuk menggalang tanda tangan anggota DPRD DKI Jakarta. Namun hingga hari berakhir, hanya ada lima anggota DPRD yang bersedia membubuhkan tanda tangannya di spanduk itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia lantas mencontohkan kejadian saat dia hendak meresmikan Rusunawa (rumah susun sederhana sewa) Tambora, Jakarta Barat. Saat itu Ahok mendapat informasi banyak warga Tambora yang menolak kedatangannya. Namun ternyata informasi tersebut tak sepenuhnya benar.
Di saat yang sama, perseteruan Ahok dengan DPRD DKI Jakarta kembali meruncing, dipicu oleh e-budgeting Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jakarta 2015. Siang ini, Kamis (26/2), anggota DPRD DKI Jakarta berencana untuk membahas usul hak angket terhadap Ahok dalam rapat paripurna. (sur/agk)