Ketua fraksi Partai Keadilan Sejahtera Jazuli Juwaini mengatakan apa yang dilakukan oleh Yasonna merupakan salah satu bentuk intervensi yang dilakukan pemerintah dalam internal partai.
Ia pun mengatakan bentuk dukungan untuk menggunakan hak angket ini bukanlah satu bentuk intervensi dalam masalah internal P
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, dukungan untuk menggunakan hak angket pun diungkapkan oleh fraksi Partai Gerindra. Sekretaris fraksi Partai Gerindra Ferry Djemi Francis mengatakan digunakannya hak angket sebagai bentuk peringatan kepada Menkumham, dan juga untuk mencari keadilan di dalam berdemokrasi. (Baca juga: KMP Peringatkan Yasonna)
"Menkumham sudah terlalu banyak melawan hukum. Kami menyatakan pernyataan bersama dan meyakini langkah ini akan disetujui oleh Jokowi," tegasnya.
Rencananya, gerakan menggunakan hak angket itu pun akan mulai dilakukan usai masa reses DPR usai, yakni pada 23 Maret mendatang. (pit/sip)