Chep Hernawan Ditangkap Polres Cianjur

Helmi Firdaus, CNN Indonesia | Minggu, 22/03/2015 11:11 WIB
Chep Hernawan Ditangkap Polres Cianjur Chep Hernawan, seorang tokoh Islam di Cianjur. (CNN Indonesia/Sandy Indra Pratama)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tokoh Islam Cianjur yang mengaku memberangkatkan orang ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS Chep Hernawan ditangkap Polres Cianjur, Sabtu (22/3) kemarin. Dia ditangkap bukan atas kasus terkait ISIS, tetapi soal penipuan yang dilakukannya pada 2010 lalu.

"Iya, benar yang bersangkutan kami tangkap kemaren di rumahnya. Atas kasus 378 KUHP (penipuan)," kata Kapolrer Cianjur Ajun Komisaris Besar Dedy Kusuma Bakti saat dihubungi CNN Indonesia, Minggu (23/3).

Dedy menyatakan, yang bersangkutan kini ditahan di Mapolres Cianjur. Dia menambahkan, sebelumnya, Chep sudah pernah diperiksa dalam kasus penipuan ini. Hanya saja, penyidik Polres Cianjur mendapatkan petunjuk baru dari jaksa penuntut umum sehingga diperlukan lagi pemeriksaan kedua terhadap Chep Hernawan.


"Ya, dari hasil pemeriksaan kedua ini. Kami menilai bahwa sudah cukup bukti-bukti yang diperlukan, sehingga kami tahan," tambah Dedy.

Chep Hernawan mengaku Lebih dari seratus warga Indonesia telah diberangkatkan menuju Suriah untuk Bergabung dengan Negara Islam Untuk Irak dan Suriah, oleh pengusaha sekaligus tokoh islam Cianjur, Jawa Barat, Chep Hernawan. (Baca Juga: Chep Hernawan: Saya juga Kandidat untuk Berangkat ke ISIS )

Dari jumlah sebanyak itu, menurut pengakuannya kepada CNN Indonesia saat dihubungi, Rabu (18/3), rata-rata mereka tertarik untuk menjadi anggota ISIS lantaran tertarik faktor ideologi.
"Jarang yang bermotif ekonomi," katanya, saat dihubungi. Hingga kini, menurut perhitungan kasar Chep, sudah 150 orang lebih yang berangkat olehnya.

Dari sejumlah pemberangkatan, menurut Chep, kebanyakan dari mereka berasal dari Pulau Jawa. Hampir jarang peminat yang meminta bantuannya untuk mengongkosi perjalanan Indonesia-Suriah berasal dari luar Jawa.

Chep Hernawan memang pernah memproklamirkan diri sebagai pemimpin regional ISIS Indonesia. Namun lantaran disarankan lain oleh Abu Bakar Baasyir, Chep lantas mencopot atribut tersebut.

Mabes Polri sendiri mengaku tengah melakukan penyelidikan terhadap tokoh Islam asal Cianjur, Jawa Barat, yang mengaku pernah menjadi donatur Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), Chep Hermawan. (hel)