Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengungkapkan hal tersebut bisa saja terjadi. Apalagi jika pemberian Surat Izin Usaha dan Perdagangan tidak diawasi dengan baik.
Oleh sebab itu, kata Ahok - panggilan Basuki - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menjalin kerjasama dengan Badan Pemeriksa Obat dan Makanan untuk mengusut kasus tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Makanya kami akan kerja sama dengan Badan POM untuk itu," ujarnya singkat.
"Kita kerja sama (dalam hal) anggaran sambil melakukan pemeriksaan. Bahkan sampai PKL pun akan kita periksa," ujarnya.
Sebelumnya BNN telah mengamankan lima orang laki-laki yang diketahui sebagai kurir, pembeli, pembuat, pengantar kue dan juga pengendali jaringan perdagangan kue ganja.
OJ, AH, YG, HA dan IR ditangkap pada saat ingin melakukan transaksi pembelian cookies dan brownies di Mal Blok M, Jumat (10/4) lalu. "Rata-rata penjualnya adalah mahasiswa. Mereka menjual lewat online," ujar Humas BNN Kombes Slamet Pribadi kepada CNN Indonesia, Senin (13/4).
Dia menjelaskan, pemesanan dilakukan melalui website tokohemps.com, sebelum akhirnya dilanjutkan melalui blackberry messenger ataupun sms.
Slamet menyebut, modus penyebaran ganja yang dikemas melalui makanan terbilang baru.
Selain itu, tak hanya melayani sistem pemesanan via online, Slamet menyebut, para penjual camilan ini juga menjajakannya langsung ke sekolah-sekolah. (Baca juga: BNN Cokok Pengusaha Kue Ganja) (sur)