Jelang Pelantikan Badrodin, KPK Harap Tingkatkan Kerjasama
Resty Armenia | CNN Indonesia
Jumat, 17 Apr 2015 09:50 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melantik Komisaris Jenderal Badrodin Haiti sebagai Kapolri. Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi Sapto Pribowo berharap institusinya mampu meningkatkan kerjasama dengan kepolisian.
"Sinergi antara KPK, Polri dan Kejaksaan sebuah keniscayaan sehingga hadirnya Kapolri definitif ini akan semakin meningkatkan kerjasama sinergi. Tak hanya dalam konteks penindakan tapi juga pencegahan," ujar Johan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (17/4), sebelum menghadiri pelantikan Badrodin.
Menurut Johan, banyak yang dilakukan KPK di sisi pencegahan terkait sumber daya mineral dan batubara. Hal ini membutuhkan kerjasama yang lebih dari pihak kepolisian.
Sementara itu, ditanyai mengenai desas-desus Komisaris Jenderal Budi Gunawan untuk jabatan Wakapolri, Johan mengaku akan menyerahkan kewenangan kepada Mabes Polri. "Soal itu kami serahkan sepenuhnya ke Polri," ujar dia.
Kasus Budi pun, kata dia, sudah dilimpahkan kepada pihak Kejaksaan Agung. "Kami sudah tidak menangani. Sudah kami limpahkan ke Kejagung dan serahkan ke Polri," kata dia.
Sementara itu, Jaksa Agung M Prasetyo mengungkapkan dilantiknya Badrodin sebagai Kapolri merupakan hal yang sangat dinantikan. "Saya kira hal ini yang sangat dinanti karena selama tiga bulan Indonesia tak punya Kapolri definitif," ujar dia.
"Harapannya ke depan kerja sama antar penegak hukum lebih baik," kata dia. (utd)
"Sinergi antara KPK, Polri dan Kejaksaan sebuah keniscayaan sehingga hadirnya Kapolri definitif ini akan semakin meningkatkan kerjasama sinergi. Tak hanya dalam konteks penindakan tapi juga pencegahan," ujar Johan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (17/4), sebelum menghadiri pelantikan Badrodin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasus Budi pun, kata dia, sudah dilimpahkan kepada pihak Kejaksaan Agung. "Kami sudah tidak menangani. Sudah kami limpahkan ke Kejagung dan serahkan ke Polri," kata dia.
"Harapannya ke depan kerja sama antar penegak hukum lebih baik," kata dia. (utd)