"Korupsi tidak hanya tindakan yang merugikan uang. Tindakan merusak alam adalah korupsi yang sesungguhnya. Yang dikorupsi adalah hak hidup generasi mendatang," kata Chairul di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (22/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama ini, komisi antirasuah tengah menangani sejumlah korupsi alam antara lain kasus ruislag 2.754 hektare kawasan hutan di Bogor, kasus tukar-menukar lahan di Provinsi Riau, kasus suap gas alam di Bangkalan, dan kasus korupsi gas alam di Kalimantan.
Sementara itu, sederetan pihak rekanan yang menyuap juga telah dijebloskan penjara yakni Gulat Medali Emas Manurung, Ditektur PT Kaltim Parna Industri Artha Meris Simbolon, Presiden Direktur PT Bukit Jonggol Asri Kwee Cahyadi Kumala, dan Direktur Human Resource Development PT Media Karya Sentosa Antonius Bambang Djatmiko.
Saat ini, KPK tengah menyidik korupsi izin pengembangan kawasan wisata di Lombok Barat tahun 2010-2012 untuk tersangka inisial Bupati Lombok Barat Zaini Arony. Zaini disangka melakukan pemerasan dalam proses permohonan izin pengembangan kawasan wisata di Lombok Barat pada 12 Desember 2014.
Modus yang dilakukan Zaini adalah memeras uang kepada pengusaha PT Djaja Business Group (DBG) untuk meloloskan perizinan kawasan wisata lapangan golf di Lombok Barat. Uang yang diterima Zaini dari hasil pemerasan itu diperkirakan mencapai Rp 2 miliar. (rdk)