Daniel menerima Rp 185 juta dari total duit korupsi Rp 11,1 miliar yang disebar ke berbagai pihak. "Uang diberikan ke Daniel Sparingga sebesar Rp 185 juta," kata tim jaksa yang diketuai oleh Fitroh Rohchayanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (7/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anak buah Waryono, Eko Sudarman, mendapat duit sebanyak Rp 2,96 miliar dari Kementerian ESDM untuk menjalankan sejumlah proyek. Jumlah duit yang mengalir ke sejumlah pihak tersebut merupakan bagian dari duit yang diterima Eko.
Tindakan tersebut sepengetahuan Waryono selaku mantan Sekretaris Jenderal. Atas dakwaan tersebut, KPK lantas menjerat Waryono dengan Pasal 2 ayat 1 juncto Pasal 18 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.
Menanggapi hal tersebut, Waryono menangkisnya. Ia mengaku tak korupsi dan tak tahu-menahu soal duit yang mengalir ke Daniel. "Itu juga enggak tahu," kata Waryono usai sidang.
Waryono juga mengklaim sebagai Sekjen yang bersih. "Saya itu satu-satunya Sekjen yang kalau upacara bersumpah, 'Saudara-saudara, kalau ada yang namanya tender Waryono cawe-cawe (ikut campur), saya mati di depan saudara dan batal haji saya'," kata dia.
Sementara Daniel Sparringa kepada CNN Indonesia menyatakan telah berjanji kepada Komisi Pemberantasan Korupsi untuk membantu proses hukum di Kementerian ESDM. (agk)