Kepala Bagian Hubungan Masyarakat BNN Komisaris Besar Slamet Pribadi membenarkan ditangkapnya kembali para tahanan yang kabur ini. Namun ia mengaku belum mendapatkan info detil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain meringkus sembilan orang tersebut, Slamet mengungkapkan petugas BNN juga mengamankan lima orang yang diduga menyembunyikan para tahanan.
Sebelumnya sepuluh tahanan melarikan diri dari tahanan Badan Nasional Narkotika di Cawang, Jakarta pada dini hari. Satu dari sepuluh tahanan tersebut merupakan anak buah Sylvester Obiekwe, terpidana kasus narkoba yang telah dieksekusi mati Kejaksaan Agung.
Keluar dari ruang tahanan, kesepuluh tahanan tersebut lantas menghilang setelah melompati dinding setinggi tiga meter ke kawasan Rumah Sakit Otak Nasional. (Baca juga: BNN Investigasi Penyebab Tahanan Bisa Kabur dari Jeruji Besi)
Aksi melarikan diri ini seharusnya tidak dapat terlaksana jika empat petugas jaga BNN tidak lalai menjalankan tugas mereka. Aksi ini dapat diketahui karena tahanan-tahanan BNN lainnya berteriak memanggil petugas.
Saat ini BNN masih menginvestigasi penyebab para tahanan bisa melarikan diri. Para petugas yang berjaga pada saat kejadian berlangsung terus dimintai keterangan. Salah satu hal yang ingin digali tim tersebut adalah bagaimana bisa para tahanan memotong teralis besi berdiameter 16 milimeter yang ada di sel penjara. (Baca juga: Kaki Tangan Terpidana Mati Sylvester Kabur dari Tahanan BNN) (sur)