Mubarok Sebut Penantang SBY Galang Kekuatan Sembunyi-sembunyi

Anggi Kusumadewi, CNN Indonesia | Senin, 11/05/2015 08:38 WIB
Beberapa nama yang telah mengemukakan niatnya untuk maju melawan SBY dalam memperebutkan kursi Ketua Umum Demokrat ialah Marzuki Alie dan Pasek Suardika. Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ani Yudhoyono dan Syarif Hasan saat menghadiri Rapat Pimpinan Nasional Insan Muda Demokrat Indonesia di Jakarta, Jumat (24/4). (Antara/Teresia May)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kongres Partai Demokrat akan dibuka esok malam, Selasa (12/4). Para kader Demokrat mulai berdatangan ke Surabaya hari ini, Senin (11/4), lokasi digelarnya Kongres. Pada Kongres yang mengagendakan pemilihan Ketua Umum Demokrat itu, sejauh ini incumbent Susilo Bambang Yudhyono tetap menjadi kandidat terkuat.

Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubarok menyatakan sampai saat ini belum muncul kader yang menantang langsung SBY di bursa calon ketua umum. “(Para penantang) akan muncul di Kongres. Sekarang penggalangan kekuatan masih sembunyi-sembunyi,” kata Mubarok kepada CNN Indonesia.

Soal siapa saja calon Ketua Umum Demokrat akan ditentukan oleh Tata Tertib. “Jadi yang menentukan peserta Kongres,” ujar Mubarok.


Syarat yang diusulkan misalnya apakah kandidat ketua umum didukung oleh 20 persen suara, 30 persen, atau 40 persen. “Kalau SBY ingin 20 persen suara dukungan saja,” kata Mubarok yang pada Kongres 2010 menjadi Ketua Tim Sukses Anas Urbaningrum dan sukses mengantarkan Anas ke kursi Ketua Umum Demokrat.

Beberapa kader Demokrat yang telah mengemukakan niatnya untuk bertarung di Kongres Demokrat ialah mantan Ketua DPR yang juga mantan Sekjen Demokrat dan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Marzuki Alie, serta anggota Dewan Perwakilan Daerah RI Gede Pasek Suardika yag merupakan karib Anas Urbaningrum.

Marzuki sebelumnya bertarung pada Kongres 2010 melawan Anas Urbaningrum dan Andi Mallarangeng. Anas kemudian keluar sebagai pemenang, namun berhenti dari Demokrat sebelum masa jabatannya usai karena tersandung perkara hukum. Setali tiga uang, Andi Mallarangeng pun kini mendekam di penjara akibat terjerat kasus hukum.

Pada Kongres Demokrat saat ini, Marzuki sependapat dengan SBY soal syarat dukungan bagi kader untuk maju sebagai calon ketua umum, yakni 20 persen suara. Menurut dia, makin tinggi persyaratan dukungan yang ditetapkan, maka ruang demokrasi bagi munculnya calon alternatif akan semakin sempit. (Baca Marzuki Alie: Saya Bukan Kader Demokrat Nakal)

Sementara Pasek dalam beberapa kesempatan menyatakan bakal mencalonkan diri sebagai ketua umum. “SBY calon terkuat, Marzuki Alie calon kuat. Saya hadir untuk menambah kegembiraan dan kemeriahan demokrasi di internal partai. Kejutan pasti muncul nanti,” kata dia.

Mejelang Kongres, Pasek pun bolak-balik menyambangi mantan Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum di Rumah Tahanan KPK. Ia menyatakan bertukar pikiran dan menerima masukan dari Anas terkait rencananya maju di Kongres Demokrat. (Baca Pasek: Jika Saya Jadi Ketua Umum Demokrat, Jangan di-Anas-kan)

Meski demikian, elite Demokrat menyatakan SBY belum tertandingi. Wakil Ketua Umum Demokrat Agus Hermanto yang juga adik ipar SBY bahkan menyatakan aklamasi dalam pemilihan ketua umum berpotensi besar terjadi karena mayoritas pengurus daerah memberikan suara kepada SBY. (Baca Agus Hermanto: Aklamasi di Demokrat Terjadi Otomatis) (agk/agk)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK