PDIP Buka Kerja Sama dengan Demokrat untuk Pilkada

Christie Stefanie, CNN Indonesia | Selasa, 12/05/2015 16:51 WIB
PDIP Buka Kerja Sama dengan Demokrat untuk Pilkada Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bersama Wakil Sekretaris Jenderal Ahmad Basarah saat menyerahkan susunan kepengurusan DPP PDI Perjuangan ke Kementerian Hukum dan HAM di Jakarta. CNNIndonesia/Christie Stefanie
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan partainya membuka kerja sama dengan Partai Demokrat menjelang diselenggarakannya pemilihan kepala daerah serentak pada Desember 2015. (Baca: Akan Jadi Kekuatan Besar jika SBY dan Mega Dekat)

Bukan hanya itu, Hasto mengatakan kerja sama tersebut juga terbuka bagi partai lainnya. "Kerja sama dimungkinkan, karena kami sebagai partai tidak bisa menyelesaikan masalah di daerah sendirian," ujar Hasto di Gedung KPU, Jakarta, Selasa (12/5).

Menurutnya, terbukanya ruang kerja sama ini sebagai akibat dari mengikuti dinamika politik yang terjadi di daerah. Oleh sebab itu, lanjut Hasto, pemetaan di daerah juga akan menyesuaikan dengan peta politik yang ada di daerah. (Baca: PDIP Gunakan Pilkada untuk Perkuat Jokowi)


Kendati demikian, ada persyaratan khusus yang setidaknya harus dipenuhi terlebih dahulu bagi partai atau pihak yang ingin bekerja sama dengan PDI Perjuangan, yakni memiliki asas dan ideologi yang sama dengan partai yang didirikan oleh Presiden Soekarno ini.

"Dalam sistem rekrutmen, kami bersifat terbuka yang seasas dan seideologi dengan PDIP untuk bergabung," jelas Hasto.

PDIP, kata dia, juga membuka diri bagi pihak-pihak yang memiliki kemampuan dan semangat untuk membebaskan warga yang belum punya pekerjaan dan masih hidup di bawah garis kemiskinan.

Hal serupa telah disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto. Ia meyakini tidak ada peraturan yang mengikat di Koalisi Merah Putih atau pun Koalisi Indonesia Hebat mengenai pasangan calon kepala daerah yang akan diusung.

Pilkada akan dilakukan secara serentak di 269 daerah pada 9 Desember mendatang. Pendaftaran calon kepala daerahnya akan dilakukan pada 26-28 Juli nanti.

(obs/obs)