Berdasarkan pantauan CNN Indonesia, delapan jenazah tersebut terdiri dari lima prajurit TNI AU dan tiga anggota keluarga yang ikut menjadi korban jatuhnya Hercules C-130 A-1310.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Dodo menjelaskan bahwa satu dari 21 jenazah yang diterbangkan dari Lanud Suwondo Medan telah diturunkan di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru. Sementara jenazah lain dikirim ke daerahnya masing-masing, termasuk jenazah asal Biak, Papua.
Hingga kini, Dodi menuturkan apakah akan ada lagi penerimaan jenazah yang akan dilakukan di Lanud Halim Perdanakusuma. Sebab, tim evakuasi masih belum menerima informasi lanjutan dari tim evakuasi yang berada di Lanud Suwondo, Medan.
Sebelumnya diberitakan, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Agus Supriatna mengintruksikan untuk menghentikan pengoperasian seluruh pesawat Hercules C-130 untuk keperluan pemeriksaan. Hal tersebut dilakukan menyusul tragedi jatuhnya pesawat Hercules di Jalan Letjen Jamin Ginting, Padang Bulan, Kota Medan, Sumatera Utara, Selasa lalu.
Marsekal Pertama Dwi Badarmanto selaku Kepala Dinas Penerangan AU menjelaskan instruksi tersebut dilakukan untuk keperluan identifikasi agar tidak terjadi kejadian yang sama.
“KSAU menekankan untuk menghentikan pengoprasian pesawat Hercules C-130 dan seluruh tipe B yang sejenis untuk berhenti terbang," ujarnya di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, kemarin. (sip)