Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menuturkan, Presiden menagih realisasi dan percepatan pembangunan kawasan perbatasan, khususnya kawasan perbatasan yang menjadi sentra-sentra perdagangan, salah satunya PPLB Entikong.
Tjahjo menilai, Presiden menagih realisasi dan percepatan karena Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Menteri Dalam Negeri, berserta pemerintah daerah sudah siap. Tak hanya itu, anggaran pembangunan pun sudah maksimal, tapi belum ada hasil yang terlihat secara signifikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Presiden Jokowi mengungkapkan keinginannya agar Kawasan PPLB Entikong, Kalimantan Barat bisa dibangun dan berfungsi menyerupai Sarawak, Malaysia.
Jokowi bercerita, dalam kunjungannya pada Januari lalu di Entikong, ia mendapati adanya peluang ekonomi yang sangat besar untuk melayani ekspor dan impor. Namun, peluang tersebut tidak dipergunakan dengan baik.
"Sementara di Sarawak, Malaysia oleh pemerintah mereka ditetapkan sebagai sebuah pelabuhan darat internasional yang melayani ekspor dan impor barang," ujar Jokowi. (pit)