Kemacetan Arus Balik, Cipularang-Cikampek 4 Jam

Deddy Sinaga & Hafizd Mukti, CNN Indonesia | Selasa, 21/07/2015 19:27 WIB
Kemacetan Arus Balik, Cipularang-Cikampek 4 Jam Sejumlah kendaraan melintas di ruas pintu Tol Cikarang Utama, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (15/7). Pada H-2 Lebaran arus mudik di jalur tol Jakarta-Cikampek melalui pintu tol Cikarang Utama terpantau padat. (Antara Foto/Risky Andrianto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Puncak arus mudik diprediksi akan terjadi malam ini. Kepadatan lalu lintas pun mulai terasa di tol Purbaleunyi yang mengarah ke Jakarta.

Dari pantauan CNN Indonesia Selasa (21/7) malam, kepadatan dengan kecenderungan nyaris berhenti mulai terjadi di kilometer 113 arah Jakarta. Bahkan untuk mencapai kilometer 72 memerlukan waktu tidak kurang dari 4 jam. Bahkan tidak sediki mobil yang memilih berhenti di bahu jalan.

Selain banyaknya volume kendaraan, kemacetan ini dikarenakan padatnya alur keluar masuk tempat istirahat di tol tersebut. Tercatat, rest area ynag berada di kilometer 97, 88 dan 72 arah Jakarta tidak sanggup menampung volume kendaraan.


Kemacetan ruas Tol Cipularang ini terjadi sejak Selasa siang pukul 11.00 WIB. TMC Polri telah membritahukan kepadatan ruas tol memalui jejaring sosial Twitter.

Pihak kepolisian dan petugas tol melakukan rekayasa arus tol untuk mengantisipasi kemacetan yang lebih parah. Petugas tol menghentikan arus kendaraan sebelum pintu keluar Tol Sadang dang mengalihkan kendaraan keluar pintu tol tersebut, dan memecah kemacetan ke pintu-pintu gerbang tol lainnya.

Untuk mengantisipasi kepadatan ini, petugas kepolisian sempat terlihat menghentikan arus kendaraan sebelum pintu keluar Sadang dan mengalihkan kendaraan keluar dari pintu tol itu.

Kepadatan arus balik mulai terasa di Jakarta, jumlah penumpang yang datang ke Jakarta melalui terminal-terminal bus sejak hari pertama dan hari kedua Hari Raya Idul Fitri mencapai angka 39.972 orang.

Dibandingkan tahun sebelumnya, hingga hari kedua pasca Lebaran, jumlah kedatangan penumpang tersebut mengalami penurunan yang signifikan. Pada H 1 dan H 2 Lebaran 2014 lalu, jumlah penumpang datang menyentuh angka 48.976 orang penumpang.

Suasana arus balik di terminal-terminal ibu kota belum menunjukkan adanya kepadatan. Jumlah bus dan penumpang di beberapa terminal bus di Jakarta belum terlampau banyak, bahkan masih ada data kedatangan bus dengan penumpang yang kosong.

Sementara Suasana arus balik di Bandara Soekarno-Hatta terpantau masih sepi, Selasa (21/7). Kepadatan justru terlihat di terminal keberangkatan. Hingga pukul 10.30 WIB, tercatat 10.957 penumpang bertolak meninggalkan Jakarta menggunakan 88 penerbangan.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan memprediksi 4,12 juta orang akan mudik menggunakan pesawat terbang sejak H-10 hingga H 10 lebaran. Angka tersebut diyakini meningkat 2 persen dibandingkan dengan realisasi penumpang pesawat terbang sebanyak 4,04 juta orang pada musim mudik tahun lalu.

Terminal kedatangan, berdasarkan data Posko Angkasa Pura II di Pusat Monitoring Angkutan Lebaran Kementerian Perhubungan, hingga pukul 10.35 WIB jumlah penumpang yang mendarat di terminal domestik tercatat 7.962 orang dari 47 penerbangan.

Untuk jalur laut, aktivitas pelabuhan Bakauheni, Lampung meningkat signifikan pada hari ini, Selasa (21/7). PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat hingga H 3 lebaran jumlah pemudik yang kembali dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni sudah sekitar 200 ribu orang. (pit/pit)