"Pertama dialog antar agama, kedua perbaikan infrastruktur yang rusak, dan ketiga adalah penegakan hukum oleh Polri," kata Tedjo di Jakarta, Rabu (29/7).
Menurut Tedjo, warga Tolikara memastikan akan menuntaskan persoalan tersebut dengan cara mereka sendiri. Warga Tolikara tidak berharap ada campur tangan pihak lain terutama yang membuat suasana di wilayah itu justru menjadi tidak kondusif.
Tedjo yang baru saja aru aaja mengunjungi Tolikara beberapa hari lalu ini menyampaikan bahwa situasi di wilayah tersebut sudah sangat kondusif. Untuk hasil investigasi terbaru, Tedjo menolak menjelaskan secara rinci.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam upaya pengamanan, petugas menembak tiga orang pelaku penyerangan yang tidak mengindahkan peringatan petugas. Puluhan saksi telah diperiksa terkait kebakaran dan penembakan.
Sementara itu dua orang tersangka pemicu kerusuhan sudah ditangkap. Mereka adalah Arianto Kogoya (26) dan Jundi Wanimbo (31). Arianto adalah pegawai Bank Papua di Tolikara, sedangkan Jundi ialah pegawai negeri sipil Bagian Keuangan Pemerintah Daerah. Keduanya, menurut Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, merupakan jemaat GIDI. (rdk)