Namun penertiban kawasan bantaran Kali Ciliwung itu bukan dalam waktu dekat meski Gubernur yang disapa Ahok itu sempat mengatakan akan menggusur pekan ini.
Ahok mengaku akan lebih dulu membereskan proyek penataan Kampung Pulo yang digusur sejak Kamis (20/8) pekan lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di Cibesel kalau tidak salah ada kira-kira 160 unit, yang di Pulo Gebang kalau tidak salah 150 unit," ujar Ahok.
Urung menggusur kawasan Bukit Duri pekan ini, Ahok berharap penggusuran bisa berlangsung tahun ini. Ia berharap kawasan Kampung Pulo dan Bukit Duri terbebas dari banjir tahunan yang biasanya datang awal tahun.
Penggusuran warga di Bukit Duri diperkirakan akan dilakukan pada bangunan berjarak 15 meter dari bibir sungai.
Jika warga Kampung Pulo sudah jauh-jauh hari menolak penggusuran, beberapa warga Bukit Duri yang ditemui CNN Indonesia mengaku pasrah jika akan digusur.
"Ya kalau sudah waktunya mau apa lagi. Dari tahun 1970-an sudah ada kabar mau digusur, tapi baru sekarang ini (berjalan). Kalau udah ada pemberitahuan mau bagaimana lagi," kata Iwan, salah seorang warga Kampung Pulo.
Sama dengan Iwan, Munir Azhari warga asli Bukit Duri yang telah tinggal puluhan tahun pasrah jika penggusuran dilakukan.
"Kalau memang digusur ya mau bagaimana lagi, saya ikut pemerintah saja, kalau memang itu buat menghindari banjir Jakarta," kata Munir. (sur)