"Kita mau tahu saja, apakah sudah sesuai prosedur apa-apanya dan sebagainya," kata Yenti di depan Gedung Badan Reserse Kriminal Polri, Jumat (28/8) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Makanya saya datang mah klarifikasi saja," kata dia.
"Yang jelas sudah kami kasih rekomendasinya (ke panitia seleksi). Bahkan kalau tidak salah ada yang dua hari lalu sudah ditetapkan menjadi tersangka oleh penyidik saya," kata Budi di Markas Besar Polri, Jakarta, Jumat (28/8).
Budi juga tidak mau menjelaskan lebih jauh siapa tersangka maupun kasus yang menjeratnya. Alasannya, dia mesti menjaga kerahasiaan identitas orang yang dimaksud karena berstatus sebagai capim KPK. (meg)