“Kami terpaksa mengambil kebijakan memulangkan para murid,” kata Kepala Sekolah Dasar 139 Palembang Neni Armani kepada CNN Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Neni menuturkan kebijakan memulangkan siswa diambil demi pertimbangan kesehatan. "Cuacanya buruk berasap membahayakan kesehatan anak-anak. Kasihankan. Jadi kita pulangkan untuk belajar di rumah,” ujarnya.
Pekan lalu, Markas Besar Tentara Nasional Indonesia mengerahkan lebih dari 1.000 prajuritnya untuk membantu kebakaran lahan di Sumatera yang menimbulkan kabut asap. Sebanyak 1050 prajurit TNI tiba di Palembang, Sumatera Selatan, untuk dikirim ke berbagai lokasi kebakaran lahan.
Tiga pesawat Hercules milik TNI Angkatan Darat, Kamis (10/9), mendarat di landasan Pangkalan Udara TNI AU. Pesawat Hercules jenis C130 ini mengangkut para prajurit yang bakal diperbantukan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mengatasi kebakaran lahan yang tersebar di Provinsi Sumsel.
Para prajurit ini ditempatkan di dua kabupaten penyumpang kabut asap terbesar, yakni kabupaten Ogan Komering Ilir dan Kabupaten Musi Banyuasin. “Dibagi ke dua kabupaten, tugasnya membantu pasukan yang sudah ada untuk membantu pemadam api agar cepat selesai,” kata Kasdam II Sriwijaya Brigadir Jenderal Komarudin S. (Baca: Seribu Prajurit TNI Tiba di Palembang Atasi Kebakaran Lahan)