“Pemerintah akan dalami siapa yang bertanggung jawab. Info sementara, pelaku ialah kelompok bersenjata yang berafiliasi dengan kelompok yang sering menyuarakan tuduhan pelanggaran HAM di Papua,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Gedung Kemlu RI, Jakarta, Jumat (18/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah RI berterima kasih kepada otoritas Papua Nugini atas bantuan dan dukungan penuh yang diberikan selama sepekan ini. Operasi pembebasan sandera dilakukan oleh militer Papua Nugini.
Saat ini dua sandera WNI atas nama Bapak Ladiri (sebelumnya disebut Sudirman), 28 tahun, dan Badar, 29 tahun disebut dalam kondisi sehat.
Ladiri dan Badar diserang di Keerom, Papua, saat sedang bekerja mengolah kayu bersama rekan-rekannya. Mereka lantas dibawa menyeberang ke Vanimo, Papua Nugini. (agk)