Lima korban tewas yang ditemukan kemarin adalah Sapawi (50) warga Dukuh Langenan Desa Pidodo Wetan Kecamatan Patebon Kendal, Muhlisin (25) warga Desa Korowelang Anyar Kecamatan Cepiring Kendal, Supri (25) warga Desa Pidodo Kulon Kecamatan Patebon Kendal, Suratman (48) warga Dukuh Klangenan Desa Pidodo Wetan Kecamatan Patebon Kendal, dan Muhson (46) warga Desa Korowelang Kulon Kecamatan Cepiring Kendal.
Sementara itu tiga korban tewas yang ditemukan tiga hari sebelumnya, Rabu, ialah Solekan (50) warga Desa Pidodo Wetan Kecamatan Patebon Kendal, Sinuwun (50) warga Desa Pidodo Kulon Kecamatan Patebon Kendal, dan Munjari (67) warga Desa Korowelang Kecamatan Cepiring Kendal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kerasnya benturan tabrakan membuat para nelayan yang ada di Kapal Mugi Berkah terlempar keluar hingga tercebur ke laut. Sejumlah nelayan yang tengah melaut dan mengetahui peristiwa tersebut langsung memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban yang selamat.
"Pencarian awal korban masih mudah sehingga kami langsung temukan tiga korban tewas. Namun esok harinya, pencarian terhadap lima korban yang hilang sampai tiga hari dan itu pun ada di 14 mil dari bibir pantai", kata Agus.
Seluruh korban tewas usai ditemukan langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Suwondo Kendal untuk divisum sebelum dibawa ke rumah duka masing-masing.
Kasus tabrakan kapal ini kini ditangani Polres Kendal. (agk)