Berdasarkan pantauan CNN Indonesia, Senin (28/9), banyaknya pasien yang berdatangan seperti tampak di Rumah Sakit Umum Daerah Doris Sylvanus Palangkaraya. Menurut data RSUD Doris Sylvanus, jumlah pasien yang menderita ISPA yang dirawat inap maupun rawat jalan mengalami lonjakan sangat signifikan. “Sampai 83 persen kenaikan jumlah pasien kasus ISPA yang dirawat inap,” kata Kepala Humas RSUD Doris Sylvanus, dokter Theodorus SA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak di antara pasien penyakit ISPA merupakan anak-anak usia di bawah lima tahun. Yanti misalnya, bayi berusia 10 bulan ini sudah dua hari ini terpaksa dirawat inap di rumah sakit dengan infus terpasang di tangannya. Sebelum penyakit diare yang menyerangnya, Yanti menderita batuk-batuk akibat menghirup udara yang buruk.
Pihak rumah sakit terus mengimbau kepada seluruh warga untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut bila berada di luar rumah. Selain itu masyarakat juga sudah diminta untuk banyak meminum air putih. (obs/obs)