Menurut keterangan Udin, salah satu pemilik travel Rinjani Bayan, kawasan pendakian Gunung Rinjani telah ditutup sejak Rabu (4/11) kemarin.
Udin mengatakan sebenarnya wilayah pendakian Gunung Rinjani tidak terlalu terdampak dari aktivitas erupsi Gunung Barujari. Tidak ada juga debu vulkanik yang menutupi kawasan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masih ada 7 orang pendaki dari Bandung dan 5 orang pendaki dari Makassar menginap di sini dan menunggu dibukanya kembali pendakian," kata pemilik travel yang sudah berdiri lebih dari 10 tahun tersebut.
Kondisi tersebut cukup mengkhawatirkan bagi kesehatan masyarakat.
"Petugas kami akan menyampaikan informasi terhadap kondisi ini melalui mobil 'calling' yang dilengkapi dengan pengeras suara dengan berkeliling kota," katanya.
Selain itu, pihaknya mengimbau masyarakat saat melakukan aktivitas di luar rumah, kata dia, masyarakat sebaiknya menggunakan masker agar tidak menghirup secara langsung abu vulkanik yang tentunya sangat berbahaya bagi kesehatan.
Gunung Barujari dengan ketinggian 2.376 mdpl dilaporkan meletus dengan mengeluarkan asap dan debu pada Rabu (4/11). Menurut keterangan BNPB, sebaran abu ke arah barat daya hingga barat laut, ke arah Banyuwangi, Jawa Timur. (utd)