Golkar Agung: Yorrys Punya Cara Sendiri Selamatkan Partai
Christie Stefanie | CNN Indonesia
Jumat, 06 Nov 2015 13:41 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekretaris Jenderal Partai Golkar hasil Munas Ancol, Zainudin Amali, menghormati bedanya pandangan Wakil Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Ancol Yorrys Raweyai atas upaya pengajuan kasasi.
"Saya meyakini apa yang dilakukan Pak Yorrys itu demi partai. Dengan cara yang berbeda namun tujuannya sama, bagaimana partai ini bersatu," ujar Zainudin Amali di Gedung Nusantara III DPR RI, Jakarta, Jumat (6/11).
Disaat pihak Agung Laksono menempuh jalur hukum melalui kasasi, Yorrys kini mencari jalan islah permanen bagi Partai Golkar bersama Wakil Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Bali Nurdin Halid.
Sebelumnya, Yorrys mengaku tidak ingin partainya terus bertikai dan terbelah. Pun, dia mengaku tidak dalam posisi di kedua kubu.
Dia berpendapat upaya kasasi tidak akan menyelesaikan masalah yang ada dan tidak berkaitan dengan proses politik yang dibangun pasca-Silatnas. Menurutnya, yang dibutuhkan Golkar saat ini adalah resonansi kebersamaan agar pengurus daerah tidak kelimpungan menghadapi Pilkada.
Menanggapi itu, putra Agung Laksono, Dave Laksono menuturkan banyak kader dan pengurus yang setuju dengan upaya kasasi. Senada, Amali mengatakan upaya kasasi ditempuh sebagai tindak lanjut hasil rapat harian yang diputuskan beberapa waktu lalu.
"Kalau kami tidak kasasi malah salah. Nanti pengurus dan kader akan menyalahkan Pak Agung, kenapa diam saja," kata Amali. (obs)
"Saya meyakini apa yang dilakukan Pak Yorrys itu demi partai. Dengan cara yang berbeda namun tujuannya sama, bagaimana partai ini bersatu," ujar Zainudin Amali di Gedung Nusantara III DPR RI, Jakarta, Jumat (6/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia berpendapat upaya kasasi tidak akan menyelesaikan masalah yang ada dan tidak berkaitan dengan proses politik yang dibangun pasca-Silatnas. Menurutnya, yang dibutuhkan Golkar saat ini adalah resonansi kebersamaan agar pengurus daerah tidak kelimpungan menghadapi Pilkada.
"Kalau kami tidak kasasi malah salah. Nanti pengurus dan kader akan menyalahkan Pak Agung, kenapa diam saja," kata Amali. (obs)