Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir menyatakan, apapun alasannya, yang terjadi di Paris merupakan perbuatan yang menghancurkan kehidupan sesama. Ia menilai kalangan agama harus bersatu mengutuk perbuatan yang berlawanan dengan nilai-nilai luhur agama dan kemanusiaan yang utama.
Haedar menyatakan Muhammadiyah juga ikut berduka cita kepada korban dan keluarganya. Ia menilai semua pihak harus memberi empati kepada keluarga korban sebagai wujud ekspresi kemanusiaan yang damai dan menyelamatkan, sebagaimana pesan luhur Islam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, Haedar menilai semua pihak tidak boleh berasumsi dan memberikan stigma terhadap Islam dan umatnya. Ia berharap saudara-saudara Muslim di Eropa semakin menjalin komunikasi yang positif dan proaktif dengan berbagai pihak untuk meningkatkan integrasi sosial dengan masyarakat Benua Biru tersebut.
Sebelumnya, Anggota Parlemen Perancis, Jean-Pierre Gorges mengungkapkan melalui akun Facebook miliknya bahwa salah satu pelaku bom bunuh diri pada serangan Paris pada Jumat (13/11) lalu berhasil teridentifikasi dengan nama Ismael Omar Mostefai.
Menurut International Business Times, Mostefai merupakan salah satu dari delapan teroris yang meluncurkan serangan mematikan di berbagai tempat di Paris pada Jumat. Tujuh di antara delapan teroris itu tewas dalam bom bunuh diri yang mereka luncurkan. (gir/gir)