"Ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun penjara," kata Direktur Kriminal Umum Polda Riau Komisaris Besar Rifai Sinambela, Senin (23/11) seperti dikutip dari Antara.
Dari razia yang dilakukan tim gabungan Polda Riau dan TNI, delapan orang anggota HMI asal Sulawesi yang kedapatan membawa senjata tajam jenis badik, belati, parang dan anak panah.
Penyisiran dilakukan sebagai tindak lanjut aksi atas penyerangan terhadap pantia Kongres HMI k-29 di Pekanbaru. Pelakunya diduga anggota HMI asal Sulawesi. Akibat penyerangan sejumlah panitia terluka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan penjagaan ketat selama kongres dilakukan. Kongres HMI ke 29 diselenggarakan di Gelanggang Olahraga Remaja Pekanbaru hingga 26 November mendatang.
Hingga hari ini kepolisian masih terus meningkatkan penjagaan. Sekitar 1.500 personil gabungan Polisi dan TNI terus bersiaga di sejumlah titik seperti GOR Remaja, MTQ Pekanbaru, Kantor DPRD Riau serta Unri Gobah. (antara)