Para mahasiswa asal Papua yang menamakan diri Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) mulai berdemonstrasi di sekitar Bundaran HI pada pukul 8.00 WIB.
Berdasarkan keterangan Lembaga Bantuan Hukum Jakarta, sekitar pukul 8.40 WIB massa aksi dihadang oleh polisi di depan Hotel Mandarin Oriental.
"Polisi memerintahkan anggotanya untuk melakukan penggeledahan," ujar Citra, pengacara publik LBH Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lalu terjadilah keributan," ujarnya.
Berdasarkan pengamatan, kekisruhan diwarnai lempar batu. Anggota kepolisian juga beberapa kali menembakkan gas air mata ke arah massa demonstrasi.
Pada keterangan tertulisnya, AMP menuntut empat hal kepada pemerintah, yaitu memberikan hak menentukan nasib sendiri sebagai solusi demokratis bagi rakyat Papua, mengentikan, menarik anggota TNI menuju dan dari Papua, serta memberikan referendum bagi warga Papua. (sur)