"Saya kira tidak patut, emosi harusnya terkendali," kata Indria kepada CNN Indonesia.
Indria menduga JK tak bisa menutupi kegeramannya karena peristiwa pertemuan Setya dengan petinggi Freeport yang kemudian direkam, semakin menambah ketidakpercayaan publik pada DPR. Apalagi Setya dan JK berada dalam satu partai yakni Golkar.
Karena itu meski dinilai tak patut, publik diharapkan bisa memahami luapan emosi JK itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tadi bilang ke Ketua MPR, nanti tinggal dua pimpinan yang akan selalu hadir. Tinggal Ketua MPR dan Ketua DPD, karena yang satunya sudah hilang," ujar JK saat dalam pidato pembuka Koferensi Nasional Pemberantasan Korupsi di Gedung DPR kemarin.
Setya memang tidak terlihat di acara Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi itu. JK hanya didampingi Ketua MPR Zulkifli Hasan dan Ketua DPD Irman Gusman.
JK mengatakan, jika benar akan ada upaya korupsi dalam pembicaraan tersebut, maka pelakunya adalah orang serakah. Mereka yang disebut JK bukan orang miskin yang tak kekurangan makan. "Tapi karena keserakahan maka itu bisa terjadi," ujarnya.
Sementara itu Golkar mengatakan, Setya tidak terlihat dalam beberapa hari terakhir karena tengah sibuk mengurus resepsi pernikahan anaknya, Dwina Michaella malam nanti.
Jumat (27/11) lalu, Anak kedua Setya Novanto ini menggelar prosesi perkawinan Sakramen di Gereja Katedral, Jakarta Pusat. Dwina menikah dengan Anak Setiawan Harjono, Jason Harjono. (sur)