Kronologi 'Penangkapan' Versi Nikita Mirzani

Lalu Rahadian, CNN Indonesia | Jumat, 11/12/2015 12:09 WIB
Menurut pengacara, Nikita semalam di Kempinski untuk bicara soal pekerjaan di kamar. Saat polisi masuk, dia tak berbusana lengkap karena sedang ganti baju. Nikita Mirzani kini dibawa ke Dinas Sosial untuk dibina. (CNN Indonesia/Abraham Utama)
Jakarta, CNN Indonesia -- Nikita Mirzani buka suara soal dugaan keterlibatannya dalam kasus prostitusi online. Melalui dua orang yang dia tunjuk menjadi pengacara, Partahi Sihombing dan Petrus Bala Pattyona, Nikita membeberkan kenapa dia semalam berada di Hotel Indonesia Kempinski, Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Partahi mengatakan, Nikita ke Kempinski untuk bertemu dengan seseorang bernama Cici. Mereka hendak membicarakan pekerjaan di kamar.

“Ada kalanya bertemu orang di kamar, itu sudah biasa,” kata Petrus.


Semalam, ujar Partahi, Nikita berinisiatif mengambil kunci kamar dan masuk ke dalam kamar. Di dalam kamar ternyata ada seorang pria yang tidak dikenal Nikita. (Simak Fokus: KEMBALI MENGUAK PROSTITUSI ARTIS)

“Nikita bilang, ‘Kamu siapa?’ Kemudian laki-laki itu bilang, ‘Enggak apa-apa, di sini saja’,” kata Partahi menceritakan pengakuan Nikita.

Sebelum masuk ke kamar itu, ujar Partahi, Nikita belanja baju di salah satu mal. Baju itu kemudian dia kenakan di kamar tersebut.

Itu pula kenapa, menurut Petrus, Nikita dalam kondisi tak berbusana lengkap di dalam kamar. “Karena dia ganti baju.”

“Waktu dia ganti pakaian, masuk rombongan itu (polisi). Nikita sendiri tidak tahu permasalahannya apa,” kata Partahi.
Saat itulah Nikita dibawa penyidik Badan Reserse Kriminal Mabes Polri ke Kantor Bareskrim untuk diperiksa intensif hingga pagi hari tadi. Polisi menyebut tak menangkap Nikita, hanya memeriksanya sebagai saksi.

Soal bukti transfer uang ke rekening bank yang disita polisi dalam ‘penangkapan’ Nikita, Partahi mengatakan Nikita tidak pernah mengurusi transfer-transfer itu.

“Dia tidak mengerti atas dasar apa dia ditangkap. Tapi dia dibawa ke Dinas Sosial sebagai korban,” ujar Partahi.
Ketika ditanya kenapa Nikita mesti membicarakan pekerjaan selarut itu, Petrus mengatakan, “Relatif, kan urusan bisnis.”

Sementara soal kenapa ada pria tak dikenal bisa masuk ke kamar yang dimasuki Nikita padahal kunci kamar dipegang Nikita, Petrus menjawab singkat, “Wah, enggak tahu.”

Terkait Cici yang hendak ditemui Nikita untuk bicara soal pekerjaan, Petrus mengatakan Cici adalah orang dari perusahaan asuransi yang juga bergerak di bidang event organizer.
Selain Nikita, seorang model berinisial PR juga dibawa penyidik ke Kantor Bareskrim. Begitu pula dua muncikari yang disebut sebagai penghubung Nikita dan PR ke konsumen.

Nikita saat ini telah dibawa ke Dinas Sosial di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, untuk dibina. Di tempat itu, menurut Kepala Subdirektorat Perjudian dan Asusila Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Kombes Umar Fana, bisa saja Nikita diajari keterampilan yang berguna seperti jahit-menjahit.

Kasus dugaan prostitusi online ini merupakan pengembangan dari perkara prostitusi online artis yang sebelumnya juga menyeret nama Amel Alvi, Tyas Mirasih, dan Shinta Bachir. Nama-nama mereka muncul dalam pemeriksaan polisi terhadap saksi dari muncikari Robbie Abbas.

Robbie Abbas yang merupakan muncikari dari Amel Alvi kini telah divonis 1 tahun 4 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atas tindak pidana memudahkan tindakan cabul oleh orang lain.
(agk)