Hasudungan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Ar Bunda untuk mendapat penanganan medis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Krishna menjelaskan kronologi penembakan bermula ketika tim Jatanras Polda Metro Jaya mendatangi rumah mertua Agus, salah seorang DPO di Kecamatan Selangit, Sumsel.
"Lalu saudara Aiptu Hasudungan menuju ke belakang rumah dan beberapa saat kemudian terdengar suara tembakan bertubi-tubi dan langsung anggota lainnya menuju ke belakang dan melihat saudara Hasudungan terjatuh dengan luka tembak di tangan kiri kemudian Hermanto bersama Agus alias Tito langsung melarikan diri," ujar Krishna.
Dengan kejadian ini, Aiptu Hasudungan akan pindahkan ke Jakarta untuk penanganan medis pengangkatan proyektil peluru. Selain itu, Polda Mertro Jaya juga akan bekerjasama dengan Kepolisian Resor Lubuk Linggau untuk menangkap kedua pelaku tersebut.
"Lubuk Linggau masih belum kondusif karena masalah Pilkada, jadi kami tunggu Polres untuk konsen urus Pilkada dulu supaya nanti bisa back-up kami. Kami banyak mengejar pelaku sampai luar daerah karena pemain kejahatan Jakarta banyak yang datang dari daerah luar Jakarta, seperti Lampung, Palembang, Jawa Barat, dan sebagainya," ujar Krishna.
(meg)