Pemilik aku @MochRoub mengatakan, melarang itu gampang tapi pemerintah harus memikirkan solusi untuk pengangguran. “Pasal 33 UUD 45 negara wajib memberikan kehidupan yang layak, mana?” katanya, seperti dikutip dari akun @CNNIndonesia.
Ada juga komentar lucu dari akun @candaryaa. Sambil mention akun GoJek Indonesia dan Grab Taxi, dia mengatakan pemerintah itu seperti cowok. “Kurang pengertian. Uhh baper (bawa perasaan),” katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akun @wookyo94 menilai, pemerintah seharusnya membicarakan masalah transportasi berbasis online ini kepada pembuat undang-undang, pengguna, dan penyedia layanan, sebelum melarangnya.
Ada juga pemilik akun yang mengaku sebagai salah satu driver GoJek. Akun @DedeBuhori mengatakan semua masalah ini terpulang kepada konsumen. “Kami hanya menjual jasa,” tuturnya.
Sampai pukul 10.40 WIB, ketika berita ini diturunkan, polling yang digelar CNN Indonesia di Twitter sudah menunjukkan 84 persen dari 214 responden tidak setuju pada keputusan itu.
Sementara 10 persen mengatakan setuju pada keputusan itu. Sebanyak 6 persen lainnya berkata, terserah pemerintah. (ded/ded)