Ambulans Pengantar Jenazah Korban KM Marina Disiagakan

Basuki Rahmat N, CNN Indonesia | Jumat, 25/12/2015 08:40 WIB
Ambulans Pengantar Jenazah Korban KM Marina Disiagakan Tim SAR membawa kantong mayat berisi jenazah korban tenggelamnya KM Marina Baru 2B di RSUD Siwa, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Rabu (23/12). (ANTARA FOTO/Yusran Uccang)
Kolaka, CNN Indonesia -- Sebanyak 12 unit ambulans disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Kolaka untuk  membantu mengantar jenazah korban Kapal Motor Marina Baru 2B. Korban tewas tenggelamnya KM Marina sejauh ini sudah mencapai 63 orang.

Wakil Bupati Kolaka, Muhammad Jayadin mengatakan kesiapan ambulans untuk membantu meringankan beban keluarga korban. "Saya sudah perintahkan dinas terkait menyiapkan kendaraan membantu keluarga korban KM Marina," katanya yang ditemui di Posko Basarnas, Jumat (25/12), seperti dikutip Antara.

Jayadin menuturkan 12 kendaraan ambulans itu untuk membantu mengantar jenazah korban sampai ke rumah duka. Dia juga sudah memerintahkan beberapa kendaraan ambulans menuju ke Kabupaten Kolaka Utara untuk membantu evakuasi korban yang telah ditemukan oleh Tim SAR gabungan.


“Kendaraan ambulan yang disiapkan di Kolaka akan mengantar jenazah korban menuju rumah duka di Kabupaten lain," ujar Jayadin.

Selain itu, lanjut dia, pemerintah dan masyarakat Kolaka menyampaikan duka yang dalam atas musibah tenggelamnya KM Marina baru 2B di perairan Siwa, Sabtu (19/12) lalu. “Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kolaka,serta saya pribadi turut berduka cita atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita semua," ujar Jayadin yang sempat ikut melakukan pencarian bersama tim SAR gabungan.

Badan SAR Nasional Kendari, Sulawesi Tenggara, merilis korban meninggal musibah tenggelam KM Marina Baru 2B yang ditemukan sebanyak 63 jenazah. "Sejak dilakukan pencarian korban setelah tenggelam KM Marina pada 19 Desember lalu, hingga hari ini total korban meninggal yang ditemukan sudah mencapai 63 orang," kata Humas Basarnas Kendari, Wahyudin, dari Kolaka Utara, Kamis malam (24/12).

Selanjutnya dia menyebutkan jumlah korban dalam keadaan selamat sebanyak 40 orang. "Sehingga total penumpang yang ditemukan baik sudah meninggal maupun selamat sebanyak 103 orang," katanya lagi.

Berdasarkan manifes, tambah Yudi, jumlah penumpang kapal tersebut saat bertolak dari Pelabuhan Kolaka Sultra menuju pelabuhan Siwa Sulsel sebanyak 118 orang. (obs/obs)