Kementerian Pertahanan Gandeng KPK Cegah Korupsi

Aghnia Adzkia, CNN Indonesia | Rabu, 30/12/2015 15:17 WIB
Kementerian Pertahanan Gandeng KPK Cegah Korupsi Pimpinan KPK di gedung baru. (CNN Indonesia/Aghnia Adzkia).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Pertahanan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mencegah korupsi. Inspektur Jenderal Marsekal Madya TNI Ismono Wijayanto mengungkapkan pihaknya telah berkomunikasi untuk memberikan pembekalan antirasuah pada pegawai kementerian tersebut.

"Pimpinan KPK akan memberikan materi pencegahan tindak pidana korupsi tanggal 12 Januari 2016," kata Ismono di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (30/12).

Bekal ilmu itu dapat digunakan untuk memperbaiki sisem pencegahan di kementerian tempatnya bernaung. Ismono mengaku selama ini pihaknya telah menerapkan sistem pencegahn.


"Sudah ada. Garis besarnya misal aturan-aturan harus dipenuhi," ujarnya. Ismono enggan menjabarkan detil program pencegahan di Kementerian Pertahanan.
Tahun sebelumnya, kerja sama dua lembaga ini juga terjalin melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pengadaan alat utama sistem pertahanan (alutsista).
Saat itu, Ismono membantah proyek pengadaan selama ini dilakukan secara tertutup. Dia memastikan, inisiatif untuk melibatkan KPK memang akan berdampak positif bahwa proses pengadaan akan menjadi lebih terbuka.

Modus korupsi di tubuh kementerian atau lembaga salah satunya terkait pengadaan barang dan jasa. Modus ini adalah kongkalikong antara pejabat negara dengan perusahaan penggarap tender. (bag)