Meski demikian, Djan memberikan catatan khusus sekiranya partai pimpinan Romahurmuziy bergabung dalam struktur kepengurusan PPP. Djan menjanjikan jabatan apapun untuk Rommy, namun dalam hal ini dia tidak menghendaki posisi penting yang saat ini dijabat olehnya beralih ke tangan seterunya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Upaya merangkul kubu Rommy diakui telah mendapat persetujuan dari jajaran pengurus PPP Muktamar Jakarta. Namun Djan juga menegaskan, kepengurusannya tak menghendaki Rommy mempersoalkan posisi Ketua Umum partai yang kini dijabat oleh Djan, dan posisi sekjen partai yang kini dijabat Dimyati Natakusumah.
Kepengurusan partai berhaluan Islam berlambang Kabah hingga saat ini masih terbelah. Meski Mahkamah Agung telah mengeluarkan putusan atas sengketa dualisme kepemimpinan di tubuh PPP, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly belum juga mengambil kebijakan dalam menanggapi putusan MA tersebut. (obs)